• Kiki Hakita
  • Irvan Octavianus
  • Sigit Permana (Ketua Umum)
facebook twitter instagram google

Artikel

Tuesday, 21 March 2017

Moonraker Buntok Kalimantan Beri Bantuan Kepada Pelajar

MoonrakerBuntok
Moonraker Chapteran Buntok Club, memberikan bantuan kepada Ema korban kecelakaan sebagai bentuk solidaritas antar sesama anggota

Buntok – Moonraker adalah salah satu organisasi sekaligus club yang terkenal di Indonesia. Moonraker Chapteran Buntok adalah club yang baru berdiri di Kota Buntok, Kabupaten Barito Selatan, sejak 16 November 2016 dan masih aktif hingga sekarang.

Moonraker Chapteran Buntok memberikan bantuan dana kepada salah satu pelajar bernama Ema Khairul Majid yang masih duduk di kelas X SMK Negeri 1 Buntok.

“Saudara kita Ema ini mengalami kecelakaan karena menyalip pick up kemudian menabrak jalan yang berlubang, dengan kecepatan tinggi maka langsung kecelakaa. Ema merupakan salah satu member kami,” kata Helmi selaku ketua Moonraker Chapteran Buntok (14/03/2017).

Kecelakaan tersebut terjadi di Tamiyang Layang, (12/3/2017) pukul 10.30 WIB. Terdapat luka sobek pada bagian kaki hingga ke telapak kaki . “Mengetahui kejadian itu, kami langsung mengadakan pengumpulan dana untuk membantu biaya operasi Ema,” tambah Helmi.

Pengumpulan dana dilakukan mulai tanggal 12-14 Maret 2017. Total dana yang terkumpul sebanyak Rp 1 juta di dapat dari sumbangan sekolah dan kumpulan seluruh member.

“Dana bantuan ini adalah untuk menambah biaya operasi pada luka yang diderita Ema. Operasi dilaksanakan pada hari ini. Kami berharap semoga operasinya berjalan dengan lancar dan Ema bisa cepat sembuh,” Sahut Andry salah satu member Moonraker.

Sementara banyak yang mengira Moonraker Chapteran Buntok merupakan club motor. Namun dikatakan lebih dari itu. Sebab, pihaknya mengedepankan solidaritas di club dan sering ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial lainnya. (yn/beritasampit.co.id)

Friday, 24 February 2017

Biro Hukum Moonraker Masuk Skema Kepengurusan IMI Jabar 2016-2020

Sigit Permana, Ketua Umum Klub Moonraker Sport Indonesia dalam Musyawarah Provinsi Ikatan Motor Indonesia Jawa Barat 2016 yang diselenggarakan di Graha Tirta Siliwangi, Bandung (07/02)

Pengurus Provinsi Ikatan Motor Indonesia (Pengprov IMI Jabar) setelah dipegang kepengurusan baru dibawah komando, H. Fachrul Sarman, siap melakukan terobosan baru.

Selain akan menempatkan orang-orang yang ahli dibidangnya, Fachrul yang akan memimpin IMI Jabar hingga 2020 mendatang, itu mencanangkan gerakan mencari bibit pembalap sekaligus membangun track bagi ajang balapan di Jawa Barat.

“Banyak terobosan sebagai pembenahan di IMI Jabar, yang paling utama adalah mencari pengurus yang punya waktu untuk mengurusi organisasi IMI Jabar, menurut saya, mencari orang yang mampu dan punya kapasitas banyak tetapi mendapatkan sosok yang punya waktu dan mampu sulit, untuk itu dibawah kepengurusan saya, harus semuanya lengkap untuk melancarkan misi saya setelah dipilih anggota,” ungkap Fachrul kepada wartawan di Hotel V Setrasari, Jumat (10/2).

Kini, susunan Kepengurusan IMI Jabar periode 2016-2020 telah terbentuk. Dibawah kepemimpinan, H. Fachrul Sarman dengan jajaran kepengurusan seperti Frans Tanujaya, Agus Mulyana, Roes Bangin, Hasan F Haris, H. Aris, Adhitya Chandriana, Ir. H. Rajab Prilyadi, Fredi Restiawan, Irvan Octavian, Drs. H.R. Rudy, SE dan lain-lain mulai bahu-membahu untuk menegakkan organisasi IMI Jawa Barat agar lebih berkibar.

Dengan melihat Pengurus-Pengurus IMI Jabar saat ini, selain nama Irvan OC dan Andreas (Senior Moonraker), muncul juga Nama Ikbar Tupong yang tidak lain adalah Kepala Biro Hukum Moonraker yang bertandem dengan Wadir. Reskrimum Polda Jabar AKBP. Trunoyudo Wisnu A. 

Ini menjadikan klub Moonraker Indonesia semakin optimis dalam mencari bibit-bibit pembalap baru, apalagi ada Senior Moonraker yang menjabat sebagai Pengurus di IMI Jabar saat ini. Moonraker Indonesia yakin bahwa IMI Jabar mampu mengembalikan prestasi olahraga otomotif Jabar ke level tertinggi. Baik dikancah nasional maupun internasional.

Berikut ini susunan lengkap pengurus IMI Jabar periode 2016-2020 :

Bagan Kepengurusan IMI Jabar Periode 2016-2020

Monday, 20 February 2017

Moonraker The Biggest Sarasa Jaman Gigitikan Reunion Of The Eighties

Moonraker The Biggest Sarasa Jaman Gigitikan Reunion Of The Eighties

Motorplus-online.com (12/02) - Bertempat di Ballroom Bumi Sangkuriang Jl. Kiputih No. 12 Ciumbuleuit Bandung, anggota Moonraker Indonesia angkatan 1980an gelar reuni. Dengan tema “The Biggest Sarasa Jaman Gigitikan Reunion Of The Eighties” gelaran sangat meriah.

Dalam gelaran reuni ini pihak panitia menayangkan slide foto masa-masa mereka di zamannya. Adalah Abah Uci, Kang Aul dan Kang Jeri pendiri Moonraker dengan moto Bandung Speed Maniac yang menjadikan Moonraker tetap eksis dijalur otomotif hingga sekarang.

Namun Abah Uci salah satu dari tiga pendiri Moonraker pada tahun 1978 yang sempat hadir dan berbagi pengalamannya. Beliau adalah legenda yang masih hidup hingga sekarang. Membuat mereka yang hadir tidak pernah merasa cukup hanya berterimakasih saja kepadanya.

Di tengah acara, panitia sisipkan  lelang kaos Anniversary. Moment ini paling seru karena kaos hanya dibuat terbatas menjadi rebutan dan penawar harga tertinggi yang layak mendapatkan. Suksesnya gelaran ini berkat kekompakan dan solidaritas mereka kepada Moonraker. Malah pihak panitia dibuat kaget karena para sesepuh sangat antusias dan support bahkan mendukung jika ada kegiatan positif lainnya.

Seperti Beni Pria atau dikenal dengan Beni Baong sempatkan hadir padahal sedang mengikuti event jajal jalur adventure di daerah Subang. Walau basah kuyup dan sedikit terlambat, beliau hadir di acara bersejarah ini. Kehangatan sangat terasa diantara mereka dan tampak tetap solid dan eksis dijalur otomotif.

”Dengan digelar acara reuni ini supaya tetap menjaga tali silaturahmi antar anggota dan tetap solid,” ungkap M.Iman, Ketua Panitia gelaran. Saluut..!!!

Peduli Banjir, Club Moonraker Cirebon Berikan Bantuan dan Bersihkan Lingkungan

Moonraker Cirebon

Cirebontrust.com – Ratusan anggota Club Motor Moonraker Cirebon melakukan Bakti Sosial (Baksos), peduli korban bencana banjir di Desa Kanci Kulon dan Kanci, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Minggu (19/02).

Dalam kegiatan itu, anggota Moonraker memberikan sembako dan santunan untuk korban banjir, serta melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan desa.

Terlihat, mereka dengan Pemdes dan masyarakat Kanci Kulon, bahu membahu membersihkan sampah bercampur lumpur yang menumpuk di pinggiran Sungai Cikanci, bekas sisa banjir bandang beberapa hari kemarin.

“Ada 160 anggota Moonraker dari seluruh Cirebon‎. Ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan dan korban bencana banjir di Kecamatan Astanajapura, khususnya di Desa Kanci, dan Kanci Kulon, yang memang terdampak paling parah,” terang Suherman alias Akang, Ketua Club Motor Moonraker Cirebon, disela Kegiatan bersihkan lingkungan di Desa Kanci Kulon, Minggu (19/02).

Senada, Sesepuh Moonraker, yang juga warga Desa Kanci Kulon, Toni alias Mbot mengatakan, pemberian santunan, Sembako dan kerja bakti ini didapat dari penggalangan dana anggota Moonraker. Dirinya juga mengajak kepada masyarakat umum, agar senantiasa ‎menjaga lingkungan.

“Mudah-mudahan bermanfaat bagi warga yang terdampak, dan bisa ditiru oleh komunitas-komunitas lainnya,” ‎katanya.

Sementara itu, di tempat yang sama, Kuwu Desa Kanci Kulon, Laksanawati mengapresiasi dan berterimakasih kepada Club Motor Moonraker, yang telah peduli terhadap lingkungan desa dan warganya.

“Saya sangat mengapresiasi. Terimaksih kepada Moonraker, ini sangat bermanfaat,” pungkasnya. (Riky Sonia)

Sunday, 19 February 2017

Bandung Tidak Takut, Gerakan Bikers dan Ormas Menciptakan Kota Bandung Kondusif

Gerakan Bandung Tidak Takut (Foto:Istimewa)
Brothers wajib tahu nih. Sebagai gerakan dan forum masyarakat Bandung untuk menangani berbagai permasalahan perkotaan dan sebagai jembatan antara masyarakat kepada instrumen pemerintah, Bikers dan ormas kota Bandung membuat program #BandungTidakTakut dengan misi sebagai berikut: 

1. Menyelesaikan baik secara fisik, persuasif, dan advokatif permasalahan kriminalitas baik kriminalitas jalanan hingga yang terorganisir di Bandung dan sekitarnya. 

2. Menyelesaikan baik secara fisik, persuasif, dan advokatif permasalahan intoleransi di Bandung dan sekitarnya. 

3. Menyelesaikan baik secara fisik, persuasif, dan advokatif permasalahan intimidasi yang menyalahi hukum di Bandung dan sekitarnya.

4. Menyelesaikan baik secara fisik, persuasif, dan advokatif permasalahan lingkungan hidup dan perkotaan di Bandung dan sekitarnya.

Nah Moonraker Indonesia adalah salah satu dari anggota gerakan tersebut bersama Anggota Bandung Tidak Takut lainnya yaitu:
- Pemkot Bandung
- POLDA Jabar
- KODAM III Siliwangi
- Polrestabes Bandung
- IMI Jabar
- IMBI Jabar
- MMC Outsider's Indonesia
- HDCI Bandung
- Bikers Brotherhood
- ISHD
- HOG (Harley Owner Group)
- XTC
- Brigez
- GBR
- Sundawani
- Jagalembur
- BBC
- Pemuda Pancasila
- AMS (Angkatan Muda Siliwangi) dan
- Perguruan Silat Tadjimalela.

Mari dukung gerakan Bandung Tidak Takut . "Jika ingin hebat, hilangkan niat jahat" .
-Alda the Changcuters-
.
.
.