• Kiki Hakita
  • Irvan Octavianus
  • Sigit Permana (Ketua Umum)

Artikel

Tuesday, 18 April 2017

Mengintip Suksesnya Tabligh Akbar Moonraker Indonesia

mengintip-suksesnya-tabligh-akbar-moonraker-indonesia
Kegiatan Subuh Berjamaah dan Tabligh Akbar Moonraker Indonesia pada hari Minggu, 16 April 2017 bertempat di Masjid Al-Ukhuwah Bandung (Balai kota).

Bandung (moonraker.id) - Moonraker Indonesia merupakan klub motor asal Bandung yang saat ini anggotanya mencakup luas ke berbagai wilayah di Indonesia. Sebut saja the oldest motorcycle club Indonesia yang beberapa anggotanya juga membentuk klub motor terkenal lainnya seperti Racing Pilot of Moon, Divinity Glorious Rebirth, Moonshine dan lain-lain.

Dari dulu, Moonraker memang dianggap sebagai ruh-nya geng motor yang sampai saat ini predikat tersebut masih melekat kuat di sebagian kalangan masyarakat. Hal inilah yang membuat banyak orang selalu penasaran untuk mengikuti kisah perjalanan panjang Moonraker untuk bertransformasi menjadi lebih baik.

Seperti halnya kegiatan Klub Moonraker Menciptakan Gerakan Berdoa Untuk Perdamaian Palestina yang sukses dan artikelnya bisa tembus dibaca oleh orang-orang dari negara Israel. Tepatnya hari Minggu (16/04/17) kemarin, Moonraker Indonesia kembali menggelar kegiatan kerohanian yaitu subuh berjamaah dan tabligh akbar. Temanya adalah "Peran Kebangkitan Anak Muda dalam Islam".

mengintip-suksesnya-tabligh-akbar-moonraker-indonesia
Sambutan dari Ketua Forum Club Motor Bandung, Sony Teguh Prasetya. 

Acara tabligh akbar ini dihadiri oleh perwakilan dari Pemerintah Kota Bandung, Perwakilan dari Polres Kota Bandung, Dandim, Ketua FCMB, Media-media nasional, dan angkatan 80-an Moonraker serta perwakilan anggota Moonraker dari beberapa wilayah hadir dalam satu kebersamaan yang hikmat. Bahkan dalam acara tersebut, perusahaan dalam bidang agen tour dan travel umroh SBL Kota Bandung memberikan bantuan/hadiah luar biasa yaitu pemberangkatan Umroh Haji.

Di antara mereka yang hadir tampak Ustadz Evie Effendi juga terlihat tampil dalam acara ini. Ustadz Evie Effendi, selaku pengkaji memberikan materi dalam acara tabligh akbar dan memotivasi para umat yang kebanyakan dari para remaja ini untuk berperan aktif dalam kebangkitan Islam melalui Moonraker Syariah yang menjadi sarana untuk mendakwahkan Tauhid kepada umat khususnya kepada para generasi muda yang tergabung ke dalam klub Moonraker Indonesia.

mengintip-suksesnya-tabligh-akbar-moonraker-indonesia
Ketua Bidang Agama dan Rohani DPP XTC Indonesia, Kang H Aswin Mulyana bersama dengan Bidang Kerohanian Brigez Indonesia, Kang Kiki menerima penghargaan dari klub Moonraker Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Ketua Bidang Agama dan Rohani DPP XTC Indonesia yaitu Kang H Aswin Mulyana bersama Bidang Kerohanian Brigez Indonesia Kang Kiki memberikan sambutan hangat, sehingga acara tabligh akbar terasa asyik dan menyenangkan, pasalnya suasana begitu hidup dan komunikatif dengan hadirnya beliau.

mengintip-suksesnya-tabligh-akbar-moonraker-indonesia
Ketua Umum Moonraker Indonesia, Sigit Permana dalam berbagi kisah kepada umat yang hadir dalam acara tabligh akbar Moonraker Indonesia (16/04/17).

Akhirnya sebelum dzuhur acara pun ditutup, dan umat merasakan betapa ilmu yang didapat dalam acara tabligh akbar ini banyak manfaatnya. Semoga acara tabligh akbar Moonraker Indonesia dapat diselenggarakan di berbagai tempat lainnya. inshallah.

mengintip-suksesnya-tabligh-akbar-moonraker-indonesia
Foto bersama dalam acara tabligh akbar Moonraker Indonesia.

Kegiatan rohani Moonraker Indonesia pertama kali digelar awal 2016 silam. Gerakan perubahan yang diusung oleh Moonraker Syariah ini memang merengkuh para generasi muda khususnya yang tergabung ke dalam klub Moonraker Indonesia. Cara ini, kata Masbeth, jauh lebih efektif ketimbang upaya pemerintah dan penegak hukum membubarkan atau sekadar mengganti nama organisasi. Sebab bukan nama baru yang membawa perubahan. Perubahan pada masing-masing pribadilah yang akan membawa perbaikan.

Oleh : Admin Id


Saturday, 15 April 2017

Jadwal Kegiatan Tabligh Akbar dan Subuh Berjamaah Moonraker Indonesia

tabligh-akbar-moonraker-indonesia
Tabligh Akbar dan Subuh Berjamaah Moonraker Indonesia

Dalam rangka upaya membangun persatuan dan tali silaturahmi antar sesama umat, komunitas motor yang tenar di era 70-an, Moonraker Indonesia akan menggelar Tabligh Akbar pada hari Minggu, 16 April 2017 mendatang di Masjid Al-Ukhuwah Bandung (Balai kota).

Kegiatan Tabligh Akbar Moonraker Indonesia yang merupakan konsep untuk membangun komunikasi dalam hal memberi dan berbagi ilmu agama, akan diisi dengan ceramah agama atau tausyah yang dikumandangkan oleh ustadz Haikal Hassan.

Menariknya, program sholat subuh berjamaah yang dicanangkan oleh Walikota Bandung, Ridwan Kamil juga akan dilaksanakan pada hari dan tempat yang sama. Baru setelahnya tabligh akbar akan dimulai pada pukul 07.00 WIB.

Kegiatan Tabligh Akbar yang diselenggarkan oleh Moonraker Indonesia bertema:
"Peran Kebangkitan Anak Muda dalam Islam"
  • Pengkaji: Ustadz Haikal Hassan (Penulis buku Hayat Muhammad dan Fi Manzil al-Wahyi).
  • Waktu: Minggu, 16 April 2017, Pukul 07.00 s/d selesai.
  • Tempat: Masjid Agung Al-Ukhuwah Balai Kota Bandung Jl. Wastukencana No. 27 Kota Bandung.
Terbuka untuk umum Muslimin dan Muslimah (Ajak serta keluarga, sahabat dan tetangga).

tabligh-akbar-moonraker-indonesia

Kegiatan ini disebarluaskan melalui:
http://www.moonraker.id
Facebook, Twitter, Instagram @MoonrakerID

Alamat Mapping Masjid Agung Al-Ukhuwwah Balai Kota Bandung bisa dilihat pada link berikut :

Tuesday, 11 April 2017

Moonraker Kenalkan Tradisi Mejemukan Bersih Desa Pada Generasi Muda

moonraker-indonesia-kenalkan-tradisi-mejemukan-bersih-desa-pada-generasi-muda
Bersih desa merupakan tradisi turun temurun dalam kebudayaan masyarakat. Di Jawa khususnya, bersih desa telah dilakukan berabad-abad lamanya dan menjadi ritual khusus. Kegiatan bersih desa yang dilakukan oleh klub Moonraker Indonesia adalah sebagai wujud memperkenalkan kembali tradisi mejemukan/bersih-bersih desa kepada para generasi muda.

Cirebon - Berawal dari kepedulian yang kuat terhadap lingkungan dan masyarakat, tepatnya hari Minggu (09/04/17), seluruh anggota klub Moonraker wilayah Cirebon bersatu mengikuti kegiatan mejemukan atau bersih-bersih Desa yang dilaksanakan di Desa Cigobang, Kec. Pasaleman, Kab. Cirebon.

Desa tersebut dipilih karena letaknya yang strategis, yaitu Desa yang menghubungkan perbatasan antara Kabupaten Cirebon dengan Kabupaten Kuningan, Kabupaten Cirebon dengan Kabupaten Brebes, dan perbatasan antara Provinsi Jawa Barat dengan Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan ini diikuti oleh anggota serta simpatisan Moonraker se-wilayah Cirebon sebanyak 168 Sepeda Motor.

"Dengan adanya kegiatan ini, selain untuk bisa menciptakan rasa kebersamaan persatuan dan gotong-royong, tidak mustahil juga kegiatan Bersih Desa atau Mejemukan dikenal kembali oleh generasi muda sebagai generasi penerus bangsa dan akhirnya menjadi sebuah tradisi yang harus dipertahankan dan dilestarikan supaya tidak musnah. Kalau hal itu terjadi bisa sangat luar biasa." Ungkap salah satu anggota Moonraker Cirebon, Frismasuseno.

Beberapa foto yang telah terkumpul dibawah ini diabadikan dengan harapan bisa menjadi gambaran bahwa kami, klub motor Moonraker menjunjung tinggi penanaman nilai-nilai kebersihan di lingkungan masyarakat. Kesuwun buat semua yang sudah hadir dan tetap dukung terus pergerakan Klub Organisasi Komunitas Sepeda Motor Moonraker Indonesia. 

moonraker-indonesia-kenalkan-tradisi-mejemukan-bersih-desa-pada-generasi-muda
Sambil menunggu anggota yang lain, Klub Moonraker Indonesia berkumpul sambil bercakap dalam satu lingkaran kebersamaan.

moonraker-indonesia-kenalkan-tradisi-mejemukan-bersih-desa-pada-generasi-muda
Setelah semua anggota sudah lengkap, Klub Moonraker Indonesia berkonvoy menuju ke desa tempat tujuan.

moonraker-indonesia-kenalkan-tradisi-mejemukan-bersih-desa-pada-generasi-muda
Tiba di desa Cigobang, Kab. Cirebon.
Sebelum melakukan bersih-bersih, dilakukan pengarahan oleh Pengurus bersama sesepuh desa. 

moonraker-indonesia-kenalkan-tradisi-mejemukan-bersih-desa-pada-generasi-muda
Setelah pengarahan, Anggota mulai menyebar melakukan kegiatan bersih-bersih.

moonraker-indonesia-kenalkan-tradisi-mejemukan-bersih-desa-pada-generasi-muda
Anggota Moonraker merapikan ranting pepohonan yang dianggap menganggu pengguna jalan.

moonraker-indonesia-kenalkan-tradisi-mejemukan-bersih-desa-pada-generasi-muda
Foto bersama dalam kegiatan bersih-bersih desa.

moonraker-indonesia-kenalkan-tradisi-mejemukan-bersih-desa-pada-generasi-muda
Kegiatan ditutup dengan menikmati makanan sederhana yang dialasi daun pisang.

Oleh : Admin ID

Thursday, 6 April 2017

Moonraker, XTC, Brigez dan GBR Sukabumi Berdamai

moonrakerxtcbigezgbr-sukabumi-damai
Puluhan anggota dan ketua komunitas motor khidmat mendengarkan ceramah sebelum menandatangani kesepakatan berdamai di Masjid Tijanul Anwar, Jalan Surya Kencana No. 31 Kelurahan Selabatu, Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, Senin (3/4/2017). FOTO: DIANA/RADARSUKABUMI

SUKABUMI – Tak cukup dengan kesepakatan antar komunitas motor yang dibuat penegak hukum yakni Kapolres Sukabumi di tahun lalu, sebagai langkah antisipasi kembali terjadinya keributan, Gerakan Pemuda Fisabilillah mengumpulkan empat komunitas motor yang kerap berseteru. Keempat komunitas motor itu yakni Moonraker, XTC, Brigez dan GBR.

Mereka dihadirkan di Masjid Tijanul Anwar, Jalan Surya Kencana No. 31 Kelurahan Selabatu, Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, Rabu (4/4/2017).

Dalam pertemuan itu, panitia membuat dialog founder reform dengan ketua masing masing komunitas motor itu. Acara tersebut diakhiri dengan penandatanganan kesepakatan bersama untuk berdamai dan tidak lagi melakukan keributan di jalanan.

Ketua Reform, Ryan Al Fatih menyebutkan, dalam pertemuan tesebut membahas tentang langkah awal yang harus dan akan dilaksanakan oleh tiap tiap anggota komunitas. Inti dari acara ini diantaranya, menyepakati deklarasi kesepakatan damai tertulis yang akan dibuat oleh Gerakan Pemuda Fisabilillah yang berkoordinasi dengan kepolisian.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan Kasat Intel Polres Sukabumi Kota,” jelas Ryan kepada Radar Sukabumi, Rabu (4/4/2017).

Keempat komunitas motor itu wajib berkomitmen pada poin poin yang telah disepakati. Yakni menyatakan berdamai dengan kelompok motor satu dan lainnya, tidak akan melakukan kerusuhan di jalan, akan melaporkan kepolisian jika ada anggotanya melakukan pelanggaran kesepakatan, dan jika ada masalah antar kelompoknya akan meminta Reform (Gerakan Pemuda Fisabilillah) untuk memediasi agar masalah bisa diselesaikan bersama, akan ikut kegiatan positif yang diadakan oleh Reform.

“Apabila melakukan pelanggaran hukum siap ditindak sesuai aturan yang berlaku,” sebutnya. Ia mengaku akan membenahi anggota komunitas masing masing berdasarkan kesepakatan yang dibuat antar komunitas motor tersebut, Selain itu juga akan melakukan kegiatan bersama yang lebih bermanfaat baik kegiatan kajian atau charity yang akan dirutinkan.

“Bekerjasama dengan komunitas dan organisasi sosial kepemudaan lainnya pun akan menjadi agenda kami ke depan,” paparnya.

Dalam acara tersebut juga dihadiri oleh senior senior komunitas motor yang berasal dari Bandung yang sudah berhijrah memberikan motivasi kepada komunitas motor Sukabumi.

“Komunitas motor tak harus selamanya dipandang jelek, karena itu dengan hadirnya kami untuk mengajak berhijrah, bertaubat dan mendekatkan diri kepada Allah, agar dapat melakukan kegiatan yang lebih positif,” imbuhnya.

Dirinya berpesan agar para pemuda harus selalu sadar tentang pentingnya hidup bermanfaat selagi muda. Lantaran perbuatan hari ini akan menentukan bagaimana keadaan arah masa depannya.

“Reform menyeru agar bisa berhijrah untuk meninggalkan keburukan dan beralih dengan melakukan kebajikan,” tambahnya.

Reform selalu mengadakan kajian dengan segmentasi pemuda dalam kajian on the weekend pada setiap Sabtu pukul 16:00 WIB hingga 17:30 WIB.

Sementara itu, Wakil Walikota, Achmad Fahmi yang hadir dalam kesempatan itu sangat mengapresiasi kegiatan ini. Terutama pada gerakan dakwah pemuda fisabilillah yang berhasil mengumpulkan kelompok kelompok motor yang sering bertikai dan membuat kerusuhan bisa duduk bersama dan menyatakan damai.

“Jadilah komunitas motor yang bermanfaat bagi orang lain dan bersama sama menjaga ketertiban Kota Sukabumi,” harap Wakil Walikota Sukabumi, Fahmi.

Tuesday, 21 March 2017

Moonraker Buntok Kalimantan Beri Bantuan Kepada Pelajar

MoonrakerBuntok
Moonraker Chapteran Buntok Club, memberikan bantuan kepada Ema korban kecelakaan sebagai bentuk solidaritas antar sesama anggota

Buntok – Moonraker adalah salah satu organisasi sekaligus club yang terkenal di Indonesia. Moonraker Chapteran Buntok adalah club yang baru berdiri di Kota Buntok, Kabupaten Barito Selatan, sejak 16 November 2016 dan masih aktif hingga sekarang.

Moonraker Chapteran Buntok memberikan bantuan dana kepada salah satu pelajar bernama Ema Khairul Majid yang masih duduk di kelas X SMK Negeri 1 Buntok.

“Saudara kita Ema ini mengalami kecelakaan karena menyalip pick up kemudian menabrak jalan yang berlubang, dengan kecepatan tinggi maka langsung kecelakaa. Ema merupakan salah satu member kami,” kata Helmi selaku ketua Moonraker Chapteran Buntok (14/03/2017).

Kecelakaan tersebut terjadi di Tamiyang Layang, (12/3/2017) pukul 10.30 WIB. Terdapat luka sobek pada bagian kaki hingga ke telapak kaki . “Mengetahui kejadian itu, kami langsung mengadakan pengumpulan dana untuk membantu biaya operasi Ema,” tambah Helmi.

Pengumpulan dana dilakukan mulai tanggal 12-14 Maret 2017. Total dana yang terkumpul sebanyak Rp 1 juta di dapat dari sumbangan sekolah dan kumpulan seluruh member.

“Dana bantuan ini adalah untuk menambah biaya operasi pada luka yang diderita Ema. Operasi dilaksanakan pada hari ini. Kami berharap semoga operasinya berjalan dengan lancar dan Ema bisa cepat sembuh,” Sahut Andry salah satu member Moonraker.

Sementara banyak yang mengira Moonraker Chapteran Buntok merupakan club motor. Namun dikatakan lebih dari itu. Sebab, pihaknya mengedepankan solidaritas di club dan sering ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial lainnya. (yn/beritasampit.co.id)