• Sigit Permana (Ketua Umum)
  • Irvan Octavianus
  • Kiki Hakita

Artikel

Selasa, 17 Oktober 2017

Klub Motor Moonraker Malangbong Garut, Gelar Tablig Akbar

MoonrakerMalangbong
Ratusan anggota klub motor Moonraker, simak tausiyah Ust. Sinyo dari Bandung, Minggu (15/10)


Pewarta: D. Oren

POROS GARUT-KLUB motor Moonraker menggelar tablig akbar di Masjid Al Istiqomah, Desa Cinagara, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Minggu (15/10/2017).

Acara yang digelar untuk  meresmikan terbentuknya Moonraker Malangbong tersebut dihadiri Muspika Malangbong, Hadir pula pengurus klub motor tingkat kabupaten se-Jawa Barat.

Ketua Moonraker Malangbong, Yudiansah menjelaskan, acara tersebut digelar untuk mempererat tali persaudaraan sesana anggota Moonraker dan mewujudkan monraker yang kreatif, inovatif dan bertanggung jawab.

“Tablig akbar digelar untuk memberi pencerahan rohani sehingga Moonraker menjadi klub motor bermartabat, islami dan manusiawi,” ujar Yudiansyah, usai acara.

Menurutnya, pihak panitia menghadirkan ust. Sinyo dari Bandung untuk memberi pencerahan bagi yang hadir.

“Anggaran kegiatan dari swadaya anggota perkumpulan Klub motor Moonraker, semoga bisa mermanfaat,” katanya, seraya menambahkan, jumlah anggota klub motor Kecamatan Malangbong sekitar 200 orang.

Editor : Ahmad Sadli
Sumber: porosgarut.com

Moonraker Menjadi Club Motor Bermartabat, Islami Dan Manusiawi

moonrakermalangbong
Ket foto: Club Motor Moonraker saat menggelar tablig Akbar.


GARUT, (KF).- Seiring perkembangan jaman, dari masa ke masa beberapa Club motor yang sering kali kebut-kebutan dijalanan baik dikota ataupun didaerah kini banyak berhijrah kejalur yang lebih positif, demi tercapainya Club motor yang kreatif, inovatif dan bertanggung jawab.

Seperti halnya Club motor Moonraker yang menggelar tablig akbar di Masjid Al Istiqomah, Desa Cinagara, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Minggu (15/10).

Acara yang digelar untuk  meresmikan terbentuknya Moonraker Malangbong tersebut dihadiri Muspika Malangbong, Hadir pula pengurus klub motor tingkat kabupaten se-Jawa Barat.

Ketua Moonraker Malangbong, Yudiansah menjelaskan, acara tersebut digelar untuk mempererat tali persaudaraan sesana anggota Moonraker dan mewujudkan monraker yang kreatif, inovatif dan bertanggung jawab.

“Tablig akbar digelar untuk memberi pencerahan rohani sehingga Moonraker menjadi klub motor bermartabat, islami dan manusiawi,” ujar Yudiansyah, usai acara.

Menurutnya, pihak panitia menghadirkan ust. Sindri dari Bandung untuk memberi pencerahan bagi yang hadir.

Jumlah anggota Club motor Moonraker di wilayah malangbong saat ini kurang lebih 200 Orang. Bahkan kegiatan yang tablig Akbar yang menghadirkan ust. Sindri dari Bandung untuk memberi pencerahan bagi yang hadir tersebut biayanya dikumpulkan secara swadaya.

“Anggaran kegiatan dari swadaya anggota perkumpulan Klub motor Moonraker, semoga bisa bermanfaat,” katanya. (Indra R)

Empat Sekawan Eks Geng Motor Membulatkan Tekad Untuk Berhijrah

Ket foto: Empat sekawan saat membuka acara pengajian Ustadz Handy Bonny, di Mesjid Darul Muttaqin jalan terusan pembangunan, kecamatan Tarogong kidul.

GARUT, (KF).- Empat Sekawan eks Geng Motor yang sudah membulatkan tekad untuk hijrah dari sejarah kelam di waktu remajanya, kini benar-benar hijrah meninggalkan kebiasaan buruknya yang tidak baik dan menunggalkan Allah SWT.

Bahkan Empat sekawan eks Geng motor yang sudah damai digarut tersebut, terus berupaya mengajak rekan-rekan serta sahabat bahkan para remaja untuk bisa menjadi manusia yang bisa bermanfaat baik orang tua, negara maupun Agama.

Diketahui keempat Sekawan tersebut, yakni Yusuf H yang akrab disapa puphu di GBR Fisabilillah, kedua Arvan octa alias Apang di XTC Hijrah, selanjutnya Agam di BRIGEZ Berdzikir, kemudian Soni di MOONRAKER Syariah.

Saat ditemui salah seorang dari Empat sekawan tersebut. Yusuf (29) mengatakan, Keinginan berhijrah nya tersebut datang dari dasar hati yang paling dalam, ”Saya sendiri sedih bahkan miris kalau mengingat masa-masa saat saya dulu ketika hidup dijalan yang hampir setiap langkah-langkah saya itu dosa yang sering kali nampak dikelopak mata.” Katanya Jumat (13/10) Petang.

Niat kami berhijrah dari keburukan untuk menuju ridho Allah, bukan karena ingin ada pujian dari orang-orang melainkan tulus karna Allah.

“Kami ingin sekali mengajak sahabat-sahabat kami, kerabat kami bahkan remaja-remaja saat ini yang memang masih labil diusianya untuk bisa kami rangkul menuju ke arah yang lebih positif,” Ujar Yusuf Saat ditemui usai mengikuti acara pengajian.

Diakui Yusuf, dirinya bersama ketiga sahabat nya tersebut, kini sedikit demi sedikit mencoba bergerak melalui kegiatan bakti sosial, seperti memberikan sumbangan yang dikumpulkan dari berbagai kegiatan, bahkan pihaknya juga berencana menyiarkan syari’at Islam kepada setiap siswa-siswi baik disekolah ataupun di tempat-tempat ibadah yang setiap kali ia kunjungi.

”Kami juga berencana masuk kesetiap sekolah-sekolah untuk memberikan arahan atau ceramah keagamaan agar remaja kini, khususnya anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah tidak terpengaruh dengan hal-hal yang akan menjerumuskan mereka kejalan yang salah,” Ungkapnya. (Indra R)

Sabtu, 07 Oktober 2017

Moonraker Korwil Cianjur, Siap Berhijrah Menjadi Lebih Baik

Moonraker Korwil Cianjur
Kegiatan Moonraker Korwil Cianjur Bersholawat.

BERITACIANJUR.COM - Untuk menjadi manusia yang bertaqwa dan bermanfat bagi lingkungan sekitar merupakan harapan atau cita-cita dari setiap individu. Tak terkecuali para anggota komunitas otomotif Moonraker Korwil Cianjur.

Sejak awal berdiri sekitar tahun 1978, komunitas atau kelompok otomotif Moonraker sempat dicap sebagai brandal motor pembuatan kekacauan. Namun, dengan berjalannya waktu dan bertambahnya tingkat kedewasaaan berpikir dari seluruh anggotanya.

Komunitas otomotif terbesar di Jawa Barat, bahkan Indonesia Moonraker membuat resolusi atau perubahan yang sangat positif, yaitu berhijrah untuk menjadi individu atau kelompok yang lebih dekat dengan Tuhan YME, serta dapat lebih bermanfaat untuk masyarakat sekitar.

Tekad berubah, untuk berhijrah dengan meninggalkan berbagai kegiatan atau aktivitas yang dinilai negatif oleh masyarakat terus digalakan oleh para anggotanya di seluruh Indonesia, termasuk yang berada di Kota Santri (Cianjur, red).

Bahkan, untuk memuluskan proses hijrah itu, rencananya Moonraker Korwil Cianjur akan menggelar pengajian rutin dan berbagai kegiatan sosial yang diikuti oleh seluruh anggotanya. “Mudah-mudahan dapat berjalan lancar, sebab kami sudah capek dengan cap negatif dari masyarakat terhadap komunitas yang kami cintai ini,” ujar Pembina Moonraker Korwil Cianjur, Adi “Hongkong” Banurasa, saat ditemui wartawan, Minggu (1/10/2017).

Dalam perubahan‎ ke arah positif tersebut, pihaknya akan meminta bantuan dari Forum Pondok Pesantren (FPP) Kabupaten Cianjur. "Sebenarnya ini dilakukan untuk menuju pembentukan Moonraker syariah yang juga jadi program pusat dan bakal dijalankan di setiap wilayah," kata Adi.

Selain akan diarahkan untuk menjadi Moonraker syariah, kata Adi, para anggotanya juga akan dikaryakan agar mampu mencari penghasilan yang lebih jelas serta halal. Program pendidikan agama yang diterapkan ‎pun diharapkan mampu lebih mendorong langkah positif tersebut. "‎Kami pastikan Moonraker akan lebih positif ke depan. Ketika ada yang menyimpang pun langsung kami tindak tegas," ucapnya.

Moonraker Korwil Cianjur
Moonraker Korwil Cianjur, Siap Berhijrah Menjadi Lebih Baik

Wakil Ketua Moonraker Cianjur, Iwan, menuturkan, saat ini pihaknya tengah melakukan pemutihan anggota Moonraker Korwil Cianjur. Hal itu dilakukan untuk menertibkan administrasi dan memastikan anggota  aktif.

"Setelah selesai pendataan ulang pada Oktober ini, kami langsung jalankan program keagamaan, termasuk pengajian keliling ke setiap Kecamatan. Kami harap langkah ini menjadi awal hijrahnya Moonraker Cianjur ke arah positif," tutur Iwan.

Oleh: Angga purwanda - Minggu 01 Oktober 2017 | 21:46 WIB

Minggu, 20 Agustus 2017

Evolusi Logo Moonraker Indonesia

evolusi-logo-moonraker
Evolusi Logo Moonraker


Bagi brothers pecinta Moonraker pasti tidak asing lagi dengan logo klub otomotif satu ini. Brothers wajib tau, tercatat selama 38 tahun berdirinya klub, Moonraker baru mempunyai logo pada tahun 1987 dan sudah berevolusi logo sebanyak enam kali.

Logo terlama ada di edisi kedua yang dipakai kurang lebih selama 19 tahun.

Versi awal logo Moonraker dibuat pertama kali oleh seorang mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 1987.

Ide pembuatan logo Moonraker pertama kali digagas oleh kang Dadang Wildan, George Soenario, Dede Ageur dan Alm. Iwan di Jl. Cendana No. 11 kota Bandung tepatnya di rumah Mr. George Soenario yang akrab disapa Co.

Logo Moonraker telah beberapa kali mengalami evolusi baik itu dari segi design ataupun semboyan, hingga yang digunakan saat ini dan terdaftar di Dirjen Hak Kekayaan Intelektual Republik Indonesia.

Bagaimana logo Moonraker berevolusi dari pertama terbentuk hingga kini?

Berikut infografis perubahan logo dari segi semboyan dan design dari masa ke masa.

  1. Logo Moonraker pertama kali dibuat tahun 1987 dengan semboyan bertuliskan Bandung Sport Club.
  2. (±) Tahun 1990-an, berevolusi menjadi Bandung Speed Maniac.
  3. Tahun 2009, semboyan disesuaikan dengan kondisi moonraker pada saat itu dan dirubah menjadi Jabar Sport Club.
  4. Tahun 2014, semboyan dirubah kembali oleh kepengurusan menjadi Bandung Speed Maniac.
  5. Tahun 2015 digagas kembali oleh kepengurusan menjadi Indonesia Sport Club dan logo dibulatkan Admin menjadi lingkaran solid. Logo ini sebetulnya hanya digunakan untuk keperluan internal saja, terutama pada sosial media dan internet.
  6. Tahun 2016 hanya mengalami perubahan pada segi design.
  7. Tahun 2017, logo didaftarkan oleh DPP Moonraker Indonesia kepada Dirjen Hak Kekayaan Intelektual Republik Indonesia menggunakan logo tahun 2015.

Logo Moonraker merupakan merek dagang terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual dengan nomor D082017028738.

Penggunaan logo Moonraker dari tahun 1987 dan keturunannya tunduk kepada Undang-Undang Hak Cipta yang berlaku di Republik Indonesia dan Hukum Internasional. 

Segala penggunaan logo harus mengajukan izin terlebih dahulu dengan mengirimkan surat tercetak ke Sekretariat Moonraker di alamat Jalan Setra Dago Utara III No. 29 Bandung, Jawa Barat, 40291.