Minggu, 23 Februari 2014

Moonraker Menghadiri Diskusi Bertema Teror Geng Motor Hantu Bagi Warga Kota Bandung

Moonraker
Diskusi teror geng motor hantu bagi warga kota Bandung. (foto oleh bisnisjabar.com)

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Mashudi (tengah) didampingi Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (kedua kiri) Dandim 0618/BS Letkol Inf Rudy Mohammad Ramdhan (kedua kanan) memaparkan pandangannya, saat menjadi pembicara pada diskusi dengan tema Teror Geng Motor, ‘Hantu’ Bagi warga Kota Bandung, di Gedung Indonesia Menggugat, Jalan Perintis Kemerdekaan Bandung, Jawa Barat, Rabu (19/2). Acara yang juga menghadirkan pembicara Kapolda Jabar Irjen Mochamad Iriawan ini, membahahas mengenai beberapa hal salah satunya cara menyalurkan hobi balap anak muda ke arah yang positif dibanding balapan liar di jalanan.

Kepolisian Resor Kota Besar Bandung mengeluarkan data yang menunjukkan 40 persen dari enam ratus remaja kota Bandung, sudah bergabung bersama geng motor. Remaja itu, kata Mashudi, berasal dari siswa SMP dan SMA.

Mashudi telah berulang kali menggelar pertemuan bersama semua klub motor di Kota Bandung. Tetapi masih banyak oknum anggota klub motor yang melakukan tindak kriminalitas.

Maka dari itu, lanjut Mashudi, pihaknya melakukan operasi setiap satu jam sekali, selama 24 jam. Memang, kata Dia, anggota Polrestabes Bandung banyak yang mengeluh karena padatnya jam patroli itu. Namun, menurut penilaiannya, jika prosedur ini diabaikan, permasalahan geng motor tak mungkin bisa tuntas.

Moonraker
Klub Moonraker hadir dalam diskusi teror geng motor hantu bagi warga kota Bandung. (foto oleh tribunnews.com)

Dalam diskusi yang digelar Komunitas Bandung Gandeng itu, para anggota klub motor juga mengatakan kesediaannya dibina oleh Pemkot Bandung. “Kami tidak mau dibubarkan, kami hanya ingin dibina,” ujar Sandi Saputra, anggota MOONRAKER.

Sandi mengungkapkan, "sebelum gerakan biopori digagas Wali Kota, Kami sudah melakukan pemberdayaan masyarakat, yakni membuat biopori di kawasan Bandung Timur."

Menurut Emil sapaan akrab Ridwan Kamil, Selain mengembangkan bakat balap para anggota klub motor, Pemkot Bandung pun turut serta untuk melakukan pembinaan kreatifitas terhadap mereka. Pemkot Bandung memiliki kewajiban memenuhi kebutuhan warganya. "Jika memang sirkuit balapan yang mereka inginkan, kami akan segera membuatnya," katanya.

Pemkot Bandung berencana membuat sirkuit di kawasan Gedebage, Bandung, sekaligus membuat arena balap di tengah kota. Rencana itu akan melibatkan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Barat sebagai tim ahli dalam pembuatan sirkuit.

Kapolda Jawa Barat, Mochammad Iriawan menyambut baik sikap klub motor tersebut. "Mari kita bersama-sama menjaga keamanan Kota Bandung dari tindakan rusuh yang dilakukan oleh kelompok bermotor. Sebab, polisi tidak bisa sendiri menjaga keamanan. Harus ada partisipasi dari masyarakat," ujarnya.

Adapun Komandan Pom Kodam III/Siliwangi Kolonel Wahyu Sapto Nugroho menyatakan TNI siap bekerja sama dengan kepolisian dan pemerintah untuk mengarahkan klub motor pada kegiatan yang positif seperti penanaman pohon, kerja bakti, dan kegiatan sosial lainnya. "Bahkan Garnisun pernah mengumpulkan klub motor untuk berdialog, mencari solusi bagaimana membuat kegiatan-kegiatan positif bagi para klub motor," katanya.

Moonraker
Kapolda Jabar, Irjen Pol Mochamad Iriawan memberikan buku pada sejumlah perwakilan anggota  klub motor dibawah naungan Ikatan Motor Indonesia (IMI) dalam diskusi bertema Teror Geng Motor "Hantu" Bagi Warga Bandung di Gedung Indonesia Menggugat, Bandung, Jawa Barat. (19/2).


Sumber : bisnis-jabar.com, www.tempo.co, www.tribunnews.com

Ikuti Lewat Email

Hai bro, dapatkan artikel terbaru dengan berlangganan melalui email

BACA JUGA

1 Komentar "Moonraker Menghadiri Diskusi Bertema Teror Geng Motor Hantu Bagi Warga Kota Bandung"

andri fuji 9 Mei 2014 23.58 WIB Permalink

Apresiasi bt kesediaan pmrnth yg telah memfasilitasi keinginan qt smua, yg psti qt bkn brandalan bermotor ttpi qt aset bangsa yg mesti di bina ..
salam racer buat rekan2 smua, Alhdmllh dngn adanya website ini .. " maka menjadi semakin jlz misi visi qt ditengah2 lngkungan sosial , smoga mereka yg selalu mem vonis qt brandalan / geng motor,.. bs akhrnya terketuk hatinya .. "
- smile id BATIM

Silahkan berikan komentar/pertanyaan anda. Komentar yang berisi link tidak akan ditampilkan.Terimakasih.