Wednesday, 21 May 2014

Anniversary 106th Boedi Oetomo (Boedoet)


Boedoet


Era tahun 80-90, nama Boedoet begitu harum. Namanya tentu tak asing lagi bagi banyak orang, apalagi bagi pelajar. Tak hanya di Jakarta. Namun, di sejumlah kota-kota diluar Jakarta; seperti Bekasi, Bandung, Cirebon, Jogja, Medan, dan daerah lain coretan piloknya ada dan sampai ke puncak-puncak gunung.

Boedoet adalah nama sekolah legenda di Jakarta. Nama Boeodet diambil dari nama jalan Boedi Oetomo 7, Jakarta Pusat. Letaknya tak jauh dari Masjid Istiqlal, Monas dan Istana. Dulu, di Jalan Budi Utomo ini ada STM N 1, STM PGRI 4, STM N 5, STM PGRI 4 dan SMA N 1. Saat itu keharuman nama sekolah-sekolah disana diasosiasikan sebagai hal negatif, Raja tawuran.

Boedoet
BOEDOET STOVIA berdiri sejak 20 MEI 1908 sebelum indonesia merdeka. Sekolah ini sudah berdiri tegak pada jaman penjajahan belanda makanya bendera Boedoet berwarna MERAH PUTIH BIRU yang menunjukan simbol bendera Belanda.

Selain itu anak boedoet itu rata rata pintar karena masuk ke sekolah ini harus mempunyai nem yang tinggi. Sekolah tersebut telah berhasil mencetak orang-orang yang terkenal dan pejabat di tingkat pemerintahan maupun para pengusaha sukses seperti Chairul Tanjung. Di sisi itu Boedoet terkenal dengan julukan biang tawuran, buat urusan cari duit pun boedoet memang jagonya. Mungkin udah jaman ke jaman yang namanya ngerampok, ngebetak, malak, ngebajak bus itu udah hal yang biasa bagi pelajar boedoet. Bacok ngebacok atau tertangkap polisi itu pasti bahkan sudah jadi tradisi.

20 Mei hari yang sangat penting buat Boedoet untuk merayakan hari ULANG TAHUNNYA!  Sama halnya dengan Moonraker Bendera Merah Putih Biru harus berkibar sepanjang jalanan jika mereka konvoi. Pada perayaan ke-106 th Anniversary Boedoet, saya hadir bersama dengan teman-teman yang kebanyakan dari alumni sekolah tersebut.

Acara ini dihadiri oleh semua basis (All Base) Boedoet diantaranya :
    Boedoet
  • 905 POW
  • 63 SON
  • 40 CUS
  • 913 WOW
  • 58 LOT
  • 52 TOS
  • 806 MOM
  • 900 PASS
  • P.9 SPONG
  • TRAIN LOC145
  • P.2 TOWN
  • 9.A TOW
  • 18.A TOT
  • 12 TOB
  • 10 BOM
  • 504 WAH
  • 106 EXS
  • 82 CREET
Di acara itu terdapat ribuan orang yang bersatu dalam satu tempat, Mereka semua menunjukkan bahwa mereka semua sampai sekarang ini masih kompak. Dari tua dan muda hingga pelajar saling berbagi dan mengisi keceriaan di acara tersebut.

Menurut Pedro Corneles "Boedoet! adalah satu keluarga besar yang solid yang pernah ada di muka bumi ini. Sampai-sampai kita pernah tak rela untuk mengangkat kedua kaki kita, pernah menangis karena harus melepas eratnya genggaman simpul tangan teman-teman kita ataupun pernah tak kuasa untuk membungkam mulut kita sendiri dengan yel-yel “Hidup Boedoet!”

Kita adalah satu keluarga besar, keluarga besar Komunitas Boedoet. Sepenggal nama yang tidak akan pernah pudar oleh zaman, tidak akan pernah runtuh oleh perbedaan-perbedaan ras atau ideologi manapun, kemarin, sekarang atau sampai kapanpun. Kedamaian, Persahabatan dan Kesetiakawanan (Peace, Friendship and Solidarity) ternyata adalah makna dari sepenggal nama indah itu"... “Hidup Boedoet!” 

Acara ulang tahun tersebut dimeriahkan sejumlah rangkaian acara seperti Sambutan dari Guru dan para alumni, pembacaan doa, Games, tiup lilin kue ulang tahun sebagai simbol perayaan ke-106 tahun berdirinya Boedoet dan tentunya tidak lepas dari acara musik band.
Boedoet
Boedoet



Foto-Video By : Admin

Ikuti Lewat Email

Dapatkan artikel terbaru dengan berlangganan melalui email.

Artikel Terkait Lainnya

0 Komentar "Anniversary 106th Boedi Oetomo (Boedoet)"

Silahkan berikan komentar/pertanyaan anda. Komentar yang berisi link tidak akan ditampilkan.Terimakasih.